Kamis, 30 Oktober 2014

Kisah antara Aku dan Si Merah Marun (IMM) bag. 1



Aku Dan Ikatanku

Pertama Melihatnya
Berawal dari ketidaksengajaan, aku berada di posisi yang istimewa ini. Oh tidak, bukan istimewa… hanya saja mencoba ingin menjadi salah satu sosok yang “membuat istimewa”.
Saat itu, aku masih belum jadi tunas merah yang berkembang. Hanya selangsang ranting kuning yang layu, merangkak di bawah mentari yang terik. Hingga aku mulai terayuh untuk menuju cahaya merah yang masih samar-samar.
Ingat betul, ketika itu aku menanyakan hal ini pada dua orang mahasiswa tingkat semester atas yang datang ke sekolahan di mana tempat aku menghabiskan masa kuning keemasanku dulu.
“Kak, di sana ada organisasi IMM kan?”
“Oh, ya ada. Tapi kalau untuk santri-santri kita, kebanyakan pada ikut KM3.”
Hah? KM3? Apa itu? Sedangkan yang aku tahu, IMM lah yang jadi organisasi intra di setiap Perguruan Tinggi Muhammadiyah, iya kan? (#belum tahu…)
Sesampainya aku di tanah pendidikan ini, ku mulai menemukan kilatan-kilatan merah di setiap sudut mata memandang. Alangkah gagahnya kakak-kakak itu... Memakai jas merah, bersorak-sorak ringai, menebarkan semangat kemerahan. Tetapi, ada beberapa hal mengganjal ku temui selama Masa Ta’aruf Mahasiswa (MASTAMA) tahun 2011 di kampus ini.
Hari-hari pertama masih terasa normal, biasa saja, dan tak ada apa-apa. Yang saat hari pembekalan sebelumnya, aku mulai mengenal si “merah” lewat lagu andalannya…
Ayolah… Ayo… Ayo…
Derap derukan langkah
Dan kibar geleparkan panji-panji
Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah
Sejarah umat telah menuntut bukti
Subhanallah…, ku rasakan getaran itu tiap kali untaian bait terucap di bibir kami.
Hingga ku berpikir… apakah saat itu aku mulai jatuh cinta padanya? ^_^
Oh… nanti dulu,,,
Satu hari, dua hari, dan ke tiga harinya lah… ku merasa ada sesuatu yang berkurang.
Kemana pasukan merah-merah itu? Koq hanya bapak-bapak dosen dan karyawan yang ada di mimbar-mimbar depan? Kemana pasukan merah itu? Isunya… ada suatu propaganda di balik ini semua??? Aiiiiish,,, anak baru, tak mengertilah aku… -_-

...Bersambung...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar